Senin, 17 Juli 2017

Sebaiknya Jangan Makan Permen Karet di Dalam Kereta (Apalagi Yang Penuh Sesak Dengan Mulut Berbunyi Terus Menerus)


Makan permen karet atau tepatnya mengunyah permen karet memang tidak dilarang di Indonesia, belum seperti di Singapura dimana permen karet adalah sesuatu yang "haram" dan dilarang, kecuali untuk kesehatan dan atas dasar resep dokter. Sepertinya memang tidak akan dilarang.

Tetapi, sebaiknya hal itu, makan / mengunyah permen karet, tidak dilakukan dalam sebuah kereta komuter seperti Commuter Line, dan yang penuh sesak dengan penumpang. Apalagi jika Anda terbiasa makan berdecap atau mulut berbunyi saat mengunyah.

Alasannya :

1. Makan dan minum adalah sesuatu yang dilarang di dalam Commuter Line atau si KRL Jabodetabek. Tidak percaya? Silakan saja lihat tanda dilarang makan yang terpampang di dinding kereta

2. Makan sambil berdecap, mulut berbunyi saat mengunyah dianggap tidak sopan dalam berbagai budaya di Indonesia. Bayangkan terus menerus mengunyah permen karet yang tidak akan pernah ditelan selama perjalanan yang bisa 1.5 jam. Bunyinya seperti apa. Anda rentan dipandang sinis oleh banyak orang sebagai orang yang tidak tahu sopan santun.

3 Mengunyah permen karet rasanya tidak afdol kalau tidak digelembungkan. Padahal dalam kereta yang penuh sesak, rentan sekali permen karet mengenai rambut orang yang berdiri di depan kita. Tahu kan susahnya melepaskan permen karet dari rambut?

Silakan saja mau makan permen karet. Tidak dilarang kok, tetapi ingat tetap ada aturan dan juga tata krama dan sopan santun yang berlaku dimanapun.Tidak berarti hal itu bisa dilakukan di setiap tempat ada tempat-tempat yang tidak memperkenankan.

Juga, harus tetap memperhatikan sopan santun. Menyiksa orang lain dengan decapan tanpa henti hanya akan membuat Anda rentan dicap sebagai orang tak beradab dan tidak tahu norma.

(Tulisan efek "penyiksaan" oleh penumpang tak tahu sopan santun, yang berdiri tepat dibelakang, yang mengunyah permen karet dengan mulut berbunyi berdecap selama 1,5 jam terus menerus)

Artikel Terkait