Rabu, 26 Juli 2017

Bolehkah Membawa Sepeda Ke Atas Commuter Line ? YA dan TIDAK

Bingung? Jangan lah. Sederhana saja. Memang PT KCJ (KAI Commuter Jabodetabek) atau si KRL (Kereta Rel Listrik) membuat batasan tentang membawa sepeda ke atas Commuter Line.

Mereka paham betul bahwa, meski masih sedikit, sudah ada orang-orang yang begitu peduli lingkungan dan ingin menerapkan gaya hidup ramah ingkungan dalam kehidupan mereka. Termasuk dalam urusan transportasi. Biasanya para komuter pengguna jasa si CL akan melanjutkan perjalanan ke kantor entah dengan ojeg, bajaj, bus, tetapi orang-orang idealis ini ingin mereka tetap berpartisipasi dalam mengurangi polusi udara dimanapun berada.

Orang-orang seperti ini ingin tetap bisa melakukan konsep "Bike to Work" atau "bersepeda ke kantor".

Jadi tentu saja, PT KCJ pun ingin ikut menunjang pemikiran sehat dan baik seperu itu.

Di sisi lain, tentunya membawa sepeda ke atas kereta komuter juga bisa menimbulkan masalah kenyamanan dan keamanan bagi penumpang lain. Sepeda akan memakan tempat dan belajar dari pengalaman semasa masih disebut KRL, penumpang akan merasa tidak nyaman sekali.

Sebagai kompromi, mereka membuat peraturan yang bisa diterjemahkan sebagai BOLEH, tetapi di saat lain berarti TIDAK BOLEH bagi penumpang membawa sepeda ke atas Commuter Line.

Tanda ini menjelaskan yang mana yang boleh dan yang mana yang tidak.



1. TIDAK BOLEH : kalau yang dibawa adalah sepeda biasa , ukuran panjangnya akan menyulitkan banyak penumpang lain

2. BOLEH : kalau sepeda itu bisa dilipat. Sepeda dianggap sebagai barang bagasi dimana ukuran maksimumnya adalah 100 cm X 40 cm X 30 cm

Apakah ada yang memanfaatkan fasilitas ini? Ada. Sangat sedikit tetapi ada. Seorang pria yang berasal dari Jakarta (entah Jakarta sebelah mana), rutin turun di stasiun Cilebut sambil menenteng sepeda lipat yang bisa dirakit dengan cepat.

Dengan berpakaian ala pesepeda, setiap hari ia akan merakit sepedanya kemudian menggowesnya ke kantor.

Sebuah hal yang membuat saya terkagum-kagum.Semoga saja semakin banyak orang yang akan mengikuti langkahnya suatu hari nanti.

Artikel Terkait