Jumat, 30 September 2016

Fakta Tentang Menara Pisa

Fakta Tentang Menara Pisa

Menara Pisa, salah satu bangunan bersejarah di dunia yang terkenal karena keunikannya, yaitu MIRING. Bangunan ini menjadi unik justru karena tidak berdiri secara tegak lurus.

Bukan.

Bukan karena arsitekturnya tidak mampu membuat desain bangunan yang normal, tegak. Kemiringan Menara Pisa lebih disebabkan oleh struktur tanah yang berada di kota Pisa, dimana menara itu berada cenderung tidak padat. Sayangnya para arsiteknya tidak memperhitungkan struktur tanah.

Hasilnya, bangunan yang dihasilkan tidak menjulang lurus ke langit, tetapi menjadi agak condong.

Kesalahan itu terjadi sebenarnya bukan hanya pada menara ini saja. Ada dua bangunan lain di kota yang sama memiliki masalah yang sama, yaitu.menara bel di St. Michelle dei Scalzi dan menara di St. Nicola.

Mungkin karena para perancangnya tidak menyadari bahwa nama Pisa, yang diambil dari bahasa Yunani di tahun 600 Sebelum Masehi, berarti Tanah Rawa. Sesuatu yang menunjukkan jenis tanah yang ada di bawahnya.

Baru tahu kan? Nah, sebenarnya ada beberapa fakta menarik lain tentang Menara Pisa ini. Silakan lihat di bawah

  • Butuh lebih dari 2 abad untuk membangunnya (1173-1399)
  • Dirancang oleh 4 arsitek (Bonanno Pisano, Gherardo di Gherardo, Giovanni Pisano, Giovanni di Simone)
  • Kemiringannya baru berhenti di tahun 1990 setelah dilakukan berbagai usaha untuk menghentikannya
  • Kemiringannya saat ini 5.3 derajat lebih besar dibandingkan saat selesainya (0.2 derajat di tahun 1399 - 5.5 derajat di tahun 1990)
  • Di abad 23 kemiringan akan mulai lagi karena proyek perbaikan Menara Pisa ditargetkan bisa menahan kemiringannya selama 200 tahun. Setelah itu diprediksi urang padatnya tanah di bawahnya akan mulai membuat sang menara miring lagi.
  • Menara Pisa bukan satu-satunya menara miring di kota Pisa (sudah disebutkan di atas dua lainnya)
  • Menara Pisa bukanlah yang termiring di dunia. Dua menara miring lainnya berada di Jerman, Menara Surhuusen dan Menara Bad Frankenhausen memiliki kemiringan seitar 1 derajat lebih dibandingkan Menara Pisa
  • Tahun 1934, Diktator Italia Mussolini pernah mencoba memperbaikinya. Hasilnya justru menambah miring menara tersebut karena semen dan beton yang dipergunakan justru menambah berat beban dan membuat tanah melesak lebih dalam.
  • Menara Pisa pernah menjadi markas tentara Italia pada Perang Dunia ke-2 karena memungkinkan untuk mendapatkan pemandangan ke segala penjuru
  • Tentara Amerika saat menduduki Eropa, meskipun mereka diperintahkan untuk menghancurkan setiap bangunan yang dipergunakan militer musuh, tidak sanggup menghancurkan Menara Pisa karena mereka terkagum dengan gaya dan arsitetur bangunan bersejarah ini
Fakta yang menarik bukan? Yap. memang tidak salah kalau jutaan orang wisatawan ingin melihat bangunan unik dan penuh sejarah ini.

Justru, kesalahan yang dilakukan oleh berbagai banyak orang membuat sulit untuk melupakan Menara Pisa. Mungkin kalau dijadikan tegak lurus, bangunan ini bisa kehilangan daya tariknya.

Mudah-mudahan, orang-orang di abad 23 nanti tahu cara mempertahankan "kemiringan" ini.






Artikel Terkait